Kriminalnusantara.com.| Makassar –
Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA) tampil nyata mendukung pengembangan potensi generasi muda Sulawesi Selatan. Melalui keterlibatan sebagai Support Volunteer, UTAMA turut mensukseskan pelaksanaan Ujung Pandang Cup 2026 yang digelar oleh Zera Project di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Hasanuddin, Makassar, pada Senin (5/10/2026). Kegiatan ini berlangsung selama lima hari hingga 10 Oktober 2026.
Wadah Bakat Pelajar Sulsel
Ujung Pandang Cup 2026 menjadi ajang bergengsi yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai jenjang — Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) — seantero Sulawesi Selatan. Berbagai cabang kompetisi tersaji: mulai dari futsal, bulutangkis, lomba menggambar, lomba bernyanyi, hingga berbagai perlombaan kreativitas lainnya.
Kehadiran UTAMA diwakili langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Diana Mitja Togubu, S.Si., M.Kes. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa prestasi tidak hanya diukur dari nilai akademik di ruang kelas.
“Kompetisi seperti ini penting sebagai wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan minat dan bakat sekaligus meningkatkan produktivitas melalui kegiatan yang positif. Prestasi seorang pelajar tidak hanya dapat dilihat dari kemampuan akademik. Olahraga, seni, kreativitas, kepemimpinan, dan kerja sama adalah pilar penting karakter bangsa,” ujar Dr. Diana.
Lebih dari Sekadar Menang Tentang Karakter dan Sportivitas
Dr. Diana menekankan bahwa kompetisi bukan semata soal piala dan kemenangan. Ada nilai-nilai mulia yang jauh lebih berharga:
“Yang terpenting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak kita mendapatkan pengalaman, berani tampil, mampu bekerja sama, menghargai orang lain, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Kompetisi ini mengajarkan arti perjuangan, kerja keras, kedisiplinan, dan menerima hasil dengan lapang dada itulah bekal sejati masa depan mereka.”
Mahasiswa UTAMA Terjun Langsung sebagai Relawan
Tak hanya sekadar mendukung, mahasiswa UTAMA juga turut aktif terlibat langsung sebagai tim Support Volunteer. Langkah ini menjadi bukti nyata sinergi kampus dengan masyarakat sekaligus pembelajaran mahasiswa di luar ruang kuliah.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas secara akademik. Mereka perlu belajar berorganisasi, melayani, bekerja sama, dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan semangat: pendidikan tinggi hadir untuk memberdayakan masyarakat,” tambahnya.
Sinergi Pendidikan untuk Generasi Sulsel
Ujung Pandang Cup 2026 diharapkan bukan sekadar ajang kompetisi sesaat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi jembatan sinergi antara dunia pendidikan tinggi dengan sekolah-sekolah di Sulawesi Selatan menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik: cerdas secara intelektual, sehat secara jasmani, dan kuat secara karakter.
“Semangat kompetisi yang sehat, kreativitas, dan sportivitas adalah modal utama generasi muda kita. Semoga dari sini lahir bibit-bibit unggul yang kelak mengharumkan nama sekolah, daerah, dan Sulawesi Selatan di panggung yang lebih luas,” harap Dr. Diana menutup pernyataannya.
Laporan: Samsul Daeng Pasomba, PPWI
Tim Redaksi Kriminalnusantara.com
Makassar, 6 Oktober 2026











